Berobat pakai BPJS harus rujukan berjenjang, kenapa nggak bisa langsung ke spesialis?
Aku sakit dan pengin langsung ke dokter spesialis pakai BPJS, tapi katanya harus ke puskesmas/faskes 1 dulu baru dirujuk. Ribet banget rasanya. Ini emang aturannya gitu ya? Ada cara biar nggak bolak-balik? Yang sering pakai BPJS tolong jelasin.
Penanya anonim·Ditanyakan pada 20 hari lalu·667 orang sudah melihat·4 jawaban
MMahasiswaHukum_RezaPemulaPengalaman nyataMahasiswa hukum yang suka bahas kasus, sering bantu jelasin aturan pakai bahasa gampang.
Ya, itu memang aturan resmi namanya rujukan berjenjang. Prinsipnya, kamu harus ke Faskes Tingkat Pertama dulu (puskesmas/klinik/dokter yang terdaftar di kartumu). Kalau kasusnya nggak bisa ditangani di sana, baru dokter kasih surat rujukan ke spesialis di rumah sakit. Tujuannya supaya rumah sakit nggak penuh oleh kasus ringan dan penanganan lebih terstruktur. Tipsnya biar nggak bolak-balik: pertama, kalau kondisimu GAWAT DARURAT (kecelakaan, sesak berat, kondisi mengancam nyawa), kamu boleh langsung ke IGD rumah sakit tanpa rujukan dan tetap ditanggung. Kedua, kalau penyakitmu kronis dan butuh kontrol rutin ke spesialis, minta surat rujukan yang berlaku untuk beberapa kali kunjungan atau program rujuk balik, jadi nggak perlu minta rujukan tiap bulan. Ketiga, datang pagi ke faskes 1 biar cepat. Sabar dengan sistemnya, karena ini yang bikin biaya berobatmu ditanggung.
Narasumber anonim PemulaPengalaman nyata
Yang banyak orang nggak tahu, kalau darurat beneran, langsung ke IGD tanpa rujukan tetap dicover BPJS. Aku pernah antar keluarga kecelakaan, langsung ke IGD dan nggak ditolak. Jadi aturan rujukan itu buat kasus non-darurat. Jangan sampai gara-gara mikirin rujukan, kondisi gawat malah ditunda.
PPengusahaUMKM_WawanPemulaPengalaman nyataPunya UMKM makanan ringan, jatuh bangun bikin usaha, siap bagi tips buat pemula.
Buat penyakit yang butuh kontrol terus kayak diabetes atau hipertensi, tanya soal Program Rujuk Balik (PRB). Ibuku ikut ini, jadi obat rutin bisa diambil di apotek faskes 1 tanpa harus antre di RS tiap bulan. Sangat menghemat waktu. Banyak yang belum tahu program ini padahal membantu banget.
Narasumber anonim PemulaPengalaman nyata
Memang ribet di awal, tapi setelah paham alurnya jadi biasa. Aku selalu datang pagi ke puskesmas, ambil rujukan, dan atur jadwal ke RS di hari yang sama kalau bisa. Sekarang beberapa faskes udah bisa antre online lewat aplikasi, jadi cek dulu apakah faskesmu punya sistem itu biar nggak buang waktu.