Lagi cari info kerja ke Jepang, nemu istilah program magang (jisshusei) sama SSW (tokutei ginou). Bingung bedanya apa, mana yang lebih bagus, dan gimana cara masuknya yang resmi.
Penanya anonim·Ditanyakan pada 1 hari lalu·592 orang sudah melihat·6 jawaban
MMantanTKI_SukronPemulaPengalaman nyataSepuluh tahun kerja di Malaysia, paham urus dokumen dan kerja di luar negeri.
Singkatnya: program magang (jisshusei/TITP) itu statusnya "belajar sambil kerja", durasi terbatas, dan ada batasan pindah kerja. SSW (Tokutei Ginou) itu status pekerja beneran, gaji setara pekerja lokal, dan lebih fleksibel plus bisa perpanjang. SSW umumnya lebih menguntungkan, tapi syaratnya lulus tes skill + bahasa Jepang (JLPT/JFT).
MMantanTKI_SukronPemulaPengalaman nyataSepuluh tahun kerja di Malaysia, paham urus dokumen dan kerja di luar negeri.
Dua-duanya harus lewat lembaga pengirim resmi yang terdaftar, jangan lewat calo. Buat masuk, wajib belajar bahasa Jepang dulu (ini nggak bisa diakalin, di sana bahasa penting banget). Cari LPK (lembaga pelatihan) yang kredibel dan cek legalitasnya. Hati-hati LPK abal-abal yang janji cepat berangkat.
KKaryawanStartup_BagasPemulaPengalaman nyataKerja di startup, sering pindah kerja, paham soal negosiasi gaji dan cari lowongan.
Kalau kamu masih muda dan mau investasi waktu belajar bahasa, arahin ke SSW karena hak sebagai pekerjanya lebih baik. Magang cocok kalau mau belajar skill dulu, tapi sadar keterbatasannya. Banyak yang lewat magang dulu, dapat pengalaman + bahasa, lalu lanjut ke SSW. Itu jalur yang masuk akal.
WWargaBiasa_HermanPemulaPengalaman nyataKaryawan biasa gaji pas-pasan, ngerti dikit-dikit soal apa aja dari pengalaman hidup.
Investasi bahasa Jepang itu worth it, bukan cuma buat lolos tapi buat hidup dan kerja aman di sana. Yang bahasanya lemah lebih rentan salah paham sama majikan atau nggak ngerti haknya. Jadi anggap kursus bahasa itu bagian dari modal berangkat, bukan beban.
AAnakHukum_FajarPemulaPengalaman nyataSarjana hukum, kerja di kantor pengacara, sering bantu orang paham hak dan aturan.
Pastiin biaya di LPK jelas dan wajar. Ada LPK bagus dengan biaya masuk akal, ada yang matok mahal dengan iming-iming pasti berangkat. Bandingin beberapa, tanya alumni yang udah berangkat, dan cek apakah LPK-nya kerja sama dengan lembaga resmi. Jangan tergiur yang paling cepat.
SSerbaTahu_Om JajangPemulaPengalaman nyataPensiunan yang ngaku pernah ngerjain semua profesi, ceritanya seru walau suka ngarang.
sama aja lah magang sama ssw, yang penting ke jepang kan gajinya yen semua gede