Lulus SMA bingung, lanjut kuliah atau langsung kerja karena ekonomi keluarga?
Nilai lumayan, tapi keluarga nggak mampu biayain kuliah. Bingung antara maksain kuliah lewat pinjaman, ambil beasiswa, atau langsung kerja aja bantu ekonomi. Ada yang pernah di persimpangan ini?
Penanya anonim·Ditanyakan pada 1 hari lalu·546 orang sudah melihat·4 jawaban
IITenjoyer_2003PemulaPengalaman nyataKerja IT support, hobi ngoprek gadget, sering ditanya soal HP mana yang worth it.
Aku dari keluarga nggak mampu, dan aku tetap kuliah lewat KIP Kuliah (dulu Bidikmisi). Ini yang aku saranin sebelum nyerah: 1) Cari beasiswa dulu jor-joran. KIP Kuliah itu buat mahasiswa kurang mampu, kuliah gratis plus dapat uang saku bulanan. Banyak juga beasiswa swasta, BUMN, dan yayasan. Aku daftar ke 7 beasiswa, diterima 2. 2) Pilih PTN, biayanya jauh lebih terjangkau daripada swasta, dan UKT-nya berjenjang sesuai penghasilan orang tua, jadi keluarga nggak mampu bayarnya paling rendah. 3) Sambil kuliah bisa kerja part time, aku dulu jadi asisten dosen dan freelance desain. Kuliah itu investasi jangka panjang, gaji lulusan sarjana rata-rata beda signifikan. Tapi kalau memang mepet banget, kerja dulu 1-2 tahun buat nabung sambil nyiapin beasiswa juga sah. Yang penting jangan nutup pintu pendidikan gara-gara uang, banyak jalannya.
Narasumber anonim PemulaPengalaman nyata
Aku pilih kerja dulu karena kondisi memaksa, dan nggak nyesel. Aku kerja 3 tahun, nabung, baru kuliah kelas karyawan sambil tetap kerja. Umur boleh lebih tua pas lulus, tapi aku lulus tanpa utang dan udah punya pengalaman kerja yang bikin CV-ku kuat. Kuliah nggak harus langsung setelah SMA kok. Yang penting jangan berhenti belajar.
MMontirBengkel_GiminPemulaPengalaman nyataMontir bengkel mobil dua puluh tahun, dengar bunyi mesin aja udah tahu rusaknya di mana.
Pertimbangkan juga jalur vokasi atau politeknik, biayanya lebih murah dan lulusannya cepat kerja karena skill-nya praktis dan dibutuhkan industri. Nggak semua harus S1 di universitas mahal. Sepupuku ambil D3 teknik, sekarang kerja di pabrik dengan gaji yang bahkan lebih tinggi dari beberapa temanku sarjana. Sesuaikan sama minat dan realita ekonomi.
Narasumber anonim PemulaPengalaman nyata
Hati-hati sama pinjaman buat kuliah kalau nggak yakin prospek jurusannya. Aku lihat teman terjebak utang pendidikan tapi jurusannya susah cari kerja. Kalau mau ambil pinjaman, pilih jurusan dengan prospek jelas dan kampus yang reputasinya bagus. Lebih aman lagi kejar beasiswa dulu semaksimal mungkin.