Beranda / Keuangan & Investasi

Sedang bertanya Cari solusi 5 poin

Dana darurat idealnya berapa bulan pengeluaran, dan naruhnya di mana?

Aku baru mulai serius atur keuangan. Sering denger istilah dana darurat tapi bingung idealnya berapa. Aku masih single, kerja karyawan. Berapa bulan yang cukup dan sebaiknya disimpan di mana biar aman tapi tetap bisa diambil sewaktu-waktu?
Penanya anonim ·Ditanyakan pada 20 hari lalu ·556 orang sudah melihat ·4 jawaban

4 narasumber menjawab

Jawaban terbaik
Karyawan5Tahun_Dimas Pemula Pengalaman nyata Lima tahun jadi karyawan kantoran, hafal drama meeting dan cara bertahan dari lembur.
Untuk single tanpa tanggungan, patokan umum adalah 3 sampai 6 kali pengeluaran bulanan, bukan penghasilan ya, tapi pengeluaran. Kalau pengeluaranmu 4 juta per bulan, target dana darurat sekitar 12 sampai 24 juta. Kalau kamu punya tanggungan atau pekerjaannya nggak stabil (freelance, kontrak), naikkan ke 9-12 kali. Soal penyimpanan, prinsipnya harus likuid (gampang dicairkan) dan aman, jangan diinvestasikan ke saham atau kripto karena dana darurat bukan buat cari untung. Pilihan bagus: sebagian di tabungan biasa untuk akses instan, sebagian di deposito atau reksadana pasar uang yang bunganya lebih tinggi dari tabungan dan bisa dicairkan 1-2 hari kerja. Aku pisahkan dana ini di rekening bank yang berbeda dari rekening harian, biar nggak tergoda dipakai. Percaya deh, punya dana darurat itu bikin tidur jauh lebih nyenyak.
Narasumber anonim Pemula Pengalaman nyata
Jangan campur dana darurat dengan tabungan buat beli barang atau liburan, itu beda pos. Dana darurat itu khusus buat kejadian nggak terduga: PHK, sakit, kerusakan mendadak. Aku dulu campur aduk dan akhirnya kepakai buat hal yang sebenarnya bukan darurat. Kasih nama pos yang jelas biar disiplin.
AbangKuliner_Deka Pemula Pengalaman nyata Buka kedai kopi kekinian, doyan blusukan cari jajanan enak dan murah di gang-gang.
Kalau baru mulai, jangan pusing kejar 6 bulan langsung. Aku mulai dari target 1 bulan dulu, terus naik pelan-pelan. Yang penting konsisten nyisihin di awal gajian, bukan nunggu sisa. Reksadana pasar uang cocok banget buat ini, risikonya rendah dan bisa cair cepat. Mulai kecil nggak apa-apa, yang penting jalan.
Narasumber anonim Pemula Pengalaman nyata
Yang paling penting: pisahkan rekeningnya dan jangan kasih kartu ATM-nya di dompet. Aku pakai bank digital khusus buat dana darurat, bunganya lumayan dan karena beda aplikasi jadi nggak keliatan tiap hari, nggak tergoda dipakai jajan. Awalnya berat nyisihin, tapi begitu kepakai pas kena musibah, baru sadar pentingnya.

Mau menjawab

atau Masuk Menjawab dengan akunmu, kumpulkan reputasi.

Pertanyaan terkait

3
Kesehatan & BPJS 6 jawaban Terpecahkan

Kerja bikin stres berat, mending resign nggak ya?

Tiap Minggu malam udah cemas mikirin Senin, kerjaan numpuk dan atasan galak. Rasanya capek…

3,591 kali dilihat
5
Karier & Kerja 6 jawaban Cari solusi 5 poin

Punya rekan kerja toxic yang suka julid dan cari muka, gimana ngadepinnya?

Ada satu orang di tim yang kerjaannya ngomporin, ngomongin orang, dan cari muka ke bos. Bi…

3,433 kali dilihat
32
Usaha & UMKM 6 jawaban Cari solusi 10 poin

Karyawan mau usaha sampingan yang nggak ganggu kerja, apa ya?

Kerja kantoran 9-5 tapi pengen ada penghasilan tambahan dari usaha sendiri. Waktunya terba…

823 kali dilihat
1
Karier & Kerja 6 jawaban Cari solusi 10 poin

Fresh graduate nganggur 6 bulan belum dapet kerja, mulai putus asa

Udah kirim ratusan lamaran, yang manggil cuma 2-3 dan nggak lolos. Temen-temen udah pada k…

792 kali dilihat
5
Karier & Kerja 6 jawaban Cari solusi 10 poin

Atasan suka ngaku-ngaku kerjaan anak buah ke bos besar, harus gimana?

Tiap gue selesain project, pas presentasi ke direktur yang muncul namanya atasan gue doang…

781 kali dilihat
13
Kesehatan & BPJS 6 jawaban Cari solusi 5 poin

Pindah kota kerja, gimana cara pindah faskes BPJS?

Saya baru pindah domisili karena kerja, tapi faskes BPJS masih di kampung. Ribet nggak sih…

779 kali dilihat