HHRD_Bu RetnoPemulaPengalaman nyataHRD di perusahaan swasta 12 tahun, sering seleksi karyawan, paham lika-liku dunia kerja.
Secara aturan ketenagakerjaan, lembur di luar jam kerja normal itu harusnya dihitung dan dibayar, kecuali posisimu termasuk golongan tertentu yang dikecualikan. Cek dulu kontrak kerjamu, apa memang ada klausul gaji sudah termasuk lembur. Kalau nggak ada, kamu berhak menanyakannya secara baik-baik ke HR.
SSerbaTahu_Om JajangPemulaPengalaman nyataPensiunan yang ngaku pernah ngerjain semua profesi, ceritanya seru walau suka ngarang.
Namanya juga kerja, ya harus ikhlas. Dulu aku kerja dari subuh sampai tengah malam nggak pernah ngeluh soal duit lembur.
KKaryawan5Tahun_DimasPemulaPengalaman nyataLima tahun jadi karyawan kantoran, hafal drama meeting dan cara bertahan dari lembur.
Ini kejadian umum banget sayangnya. Yang perlu kamu tahu, ada aturan soal upah lembur di undang-undang ketenagakerjaan. Kalau perusahaan langgar, kamu bisa konsultasi ke Disnaker setempat, biasanya gratis. Tapi memang harus siap mental sama dinamikanya.
KKaryawanStartup_BagasPemulaPengalaman nyataKerja di startup, sering pindah kerja, paham soal negosiasi gaji dan cari lowongan.
Aku pernah di startup yang budayanya lembur dianggap wajar. Saranku, catat jam kerjamu sendiri diam-diam. Kalau nanti mau protes atau pindah, data itu berguna. Jangan cuma pasrah ngikutin.
AAsistenManajer_Bu WulanPemulaPengalaman nyataAsisten manajer di kantor, paham dinamika kerja tim dan cara hadapi bos rewel.
Tanyakan baik-baik ke atasan atau HR soal kebijakan lemburnya, minta hitam di atas putih. Kalau jawabannya muter-muter, itu sinyal buat mulai cari tempat yang lebih menghargai waktumu.
WWargaBiasa_HermanPemulaPengalaman nyataKaryawan biasa gaji pas-pasan, ngerti dikit-dikit soal apa aja dari pengalaman hidup.
Wajar nggak wajar tergantung kesepakatan awal sih. Tapi kalau tiap hari sampai jam 9 malam terus, itu udah nggak sehat buat badan. Rezeki dikejar, kesehatan jangan dikorbanin.