Ditanya kelemahan diri pas wawancara kerja, jawab apa biar gak keliatan bodoh tapi juga gak sok sempurna
Minggu depan aku wawancara buat posisi admin di perusahaan swasta, ini interview kerja pertama aku setelah lulus. Aku paling takut ditanya apa kelemahan kamu. Bingung banget mau jawab apa, takut kalau jujur malah gak diterima, tapi kalau jawab 'aku terlalu perfeksionis' katanya udah basi. Gimana jawab yang bener?
Penanya anonim·Ditanyakan pada 10 hari lalu·1,503 orang sudah melihat·5 jawaban
MMahasiswaUI_TariPemulaPengalaman nyataMahasiswa semester akhir, aktif organisasi, sering bantu adik kelas soal kuliah dan beasiswa.
Kunci jawaban kelemahan yang bagus itu tiga: sebut kelemahan yang nyata tapi bukan yang fatal buat posisi itu, terus ceritakan langkah konkret yang lagi kamu lakukan buat memperbaikinya. HRD gak nyari orang tanpa kelemahan, mereka nyari orang yang sadar diri dan mau berkembang. Contoh buat posisi admin: 'Dulu aku kurang teliti soal deadline banyak tugas sekaligus, tapi sekarang aku pakai to-do list dan reminder di HP, dan sejak itu gak pernah kelewat lagi.' Jujur, spesifik, plus ada solusinya. Itu justru bikin kamu keliatan dewasa.
AAnakTeknik_GilangPemulaPengalaman nyataAnak teknik yang sok tahu soal gadget, sering asal comment padahal cuma baca judul.
Aku HRD di perusahaan retail, dan yang bikin aku respect itu kandidat yang jawabnya reflektif, bukan yang ngasih jawaban template dari YouTube. Aku pernah nolak orang yang jawab 'perfeksionis' dengan senyum sok, dan nerima orang yang jujur bilang 'aku masih grogi kalau presentasi di depan banyak orang, makanya aku sekarang aktif ikut kegiatan yang maksa aku ngomong depan umum'. Kejujuran yang disertai usaha itu nilai plus, bukan minus. Kami nyari orang yang bisa diajak berkembang.
MMontirBengkel_GiminPemulaPengalaman nyataMontir bengkel mobil dua puluh tahun, dengar bunyi mesin aja udah tahu rusaknya di mana.
Hindari total jawaban klise kayak 'aku perfeksionis' atau 'aku terlalu pekerja keras', HRD udah dengar itu ribuan kali dan langsung tahu kamu ngeles. Sama bahayanya, jangan jujur berlebihan sampai nyebut kelemahan yang matiin peluang, misal buat admin bilang 'aku gampang bosan sama kerjaan rutin' atau 'aku males detail'. Pilih kelemahan yang manusiawi tapi gak nyerempet inti pekerjaan. Buat admin, jangan sebut soal ketelitian sebagai kelemahan mentah tanpa perbaikan.
SSopirOjol_Bang JulPemulaPengalaman nyataDriver ojol lima tahun, hafal jalan tikus se-Jakarta dan cara rawat motor biar awet.
Strateginya, siapin cerita kelemahan yang punya 'arc' atau perkembangan. Rumusnya: dulu aku begini (kelemahan), aku sadar itu masalah karena (dampaknya), terus aku lakukan ini (aksi), dan sekarang hasilnya begini (perbaikan). Struktur cerita ini bikin jawaban kamu terdengar tulus dan matang, bukan hafalan. Latihan ngomong di depan cermin atau rekam suara sendiri biar pas hari H gak blank. Yang dinilai bukan cuma isi jawaban, tapi cara kamu ngomongin kekurangan sendiri dengan tenang.
GGadgetReviewer_TinoPemulaPengalaman nyataKerja sampingan review gadget di YouTube, ngoprek HP dan laptop tiap minggu.
Satu tips tambahan, sesuaikan kelemahan yang kamu sebut dengan job desc-nya. Kalau posisi admin banyak kerja individu di balik meja, kamu boleh sebut 'aku dulu agak pemalu buat memulai obrolan sama orang baru' sebagai kelemahan, karena itu gak fatal buat admin dan menunjukkan kamu jujur. Tapi jangan pernah nyebut kelemahan yang persis jadi skill utama posisi itu. Baca ulang lowongannya, cari skill inti yang mereka mau, lalu pilih kelemahan yang jelas-jelas di luar area itu.